Kamis, 28 Juni 2012

97 Langkah Sukses TOP 10 di Search Engine Bagian 3

Ketemu lagi kita wahai sobat Blogger, hari ini cuaca puanaaaas buaanget.. sampai bingung saya mau ngapain.. dari pada bingung2 mending saya posting artikel aja deh.. ngelanjutin postingan yang sempat tertunda dan gak selesai2..hehehe.. setelah kemarin saya posting tentang 97 Langkah Sukses TOP 10 di Search Engine Bagian 2 dan Pengaruh Link Popularity Terhadap Search Engine, buat yang belum baca mesti dibaca dulu.. dan sekarang saya posting kelanjutannya 97Langkah Sukses TOP 10 di Search Engine Bagian 3.

Berikut 97 tips dan trik ber-SEO yang harus dilakukan dan harus dihindari, agar website kita dapat menduduki rangking tertinggi di search engine. Daftar berikut melist banyak faktor yang mempengaruhi sebuah Search Engine Optimization, daftar berikut akan di bagi dalam beberapa prioritas antara lain:

1. Prioritas Tertinggi.
2. Prioritas Menengah.
3. Prioritas Rendah.
4. Hindari.
5. Hindari atau Kena Sangsi (Ban!)

97 Langkah ini merupakan framework apa yang harus Anda lakukan dan apa yang harus Anda hindari. Langkah langkah ini adalah hasil pengujian dari 2000an optimisasi website di search engine Google, Yahoo!, MSN, Altavista, dan search engine utama dunia lainnya selama lebih dari 7 tahun sampai dengan hari ini.

21.  Gunakan 301 redirect untuk permanent redirect (prioritas menengah): ketika melakukan redirect page, gunakan selalu 301 http server redirect. Ini akan memberitahukan search engine jika redirect tersebut permanent dan mereka harus mengganti indexnya dengan URL baru. Biasanya untuk para spammer mereka menggunakan tipe redirect yang lain (HTTP 302 redirects dan meta refresh).

22.  Gunakan 302 redirect hanya untuk URL yang terlalu panjang atau jelek (prioritas menengah): HTTP 302 redirect hanya untuk temporary redirect. Redirect ini hanya digunakan untuk meredirect URL-URL yang jelek agar menjadi lebih user-friendly. Teknik redirect ini akan mengatakan kepada search engine jika URL yang jelek tersebut jangan dihapus dari index, karena ada URL yang user-friendly lain yang cocok dengan URL tersebut. Perlu diingat, para spammer juga menggunakan 302 redirect ini untuk mengecoh search engine. Jadi berhati-hatilah jika menggunakan redirect tipe ini.

23.  Dapatkan sebanyak mungkin outbound link (prioritas menengah): link sangat penting terutama dari site lain. Ini yang disebut outbound link. Jika kita mendapatkan banyak outbound link, akan dapat membantu menaikan page rank. Perlu diingat 1-2 link dari site yang reputasinya bagus akan memiliki nilai yang lebih tinggi dari pada 100 link yang berasal dari link farm.

24.   Letakkan keyword phrase di paragraph pertama (prioritas menengah): pengulangan keyword phrase dalam content sangat penting. Terutama pada paragraf pertama dan kedua. Perlu diingat lagi, lakukan pengulangan secara wajar dan jangan berlebihan.

25.   Letakkan keyword phrase dibagian atas HTML (prioritas menengah): selain dalam paragraf pertama, letakkan juga content yang berisi keyword phrase dalam dokumen HTML.

26. Letakkan keyword phrase pada alternatif text (prioritas menengah): image dapat dipakai untuk meletakkan keyword phrase – sebagai alternatif text. Ini adalah salah satu cara meletakkan keyword phrase ke dalam dokumen tanpa melakukan pengulangan kata. Tetapi kita tetap harus berhati-hati jangan sampai berlebihan, dan akan terkena ban.

27. Besarkan font size yang dipakai untuk menulis keyword phrase (prioritas menengah): search engine mengetahui jika ada font yang ukurannya lebih besar dari standart font dalam page berarti dia lebih penting dari yang lain. Gunakan CSS atau font tag. Gunakan juga perubahan font size ini paga headline tag.

28. Formatlah keyword phrase agar lebih menonjol (prioritas menengah): pakailah <strong> dan <em> untuk membuat keyword phrases lebih menonjol dari teks lainnya. Search engine akan membaca tag tersebut dan melihatnya lebih dari pada teks lain di sekitarnya.

29. Tulis meta description yang jelas (prioritas menengah): search engine menggunakan description meta tag sebagai description di indexnya. Jadi sangat penting untuk mendiskripsikan page kita dengan akurat. Selain search engine akan mengindexnya juga membantu pengunjung/visitor untuk menemukan page kita.

30. Link antar page dalam site - inbound link (prioritas menengah): link memang penting, dan link antar page dalam satu site adalah salah satu cara termudah untuk mendapatkan link. Memang link ini tidak penting dalam search engine rangking disbanding link dari eksternal site, tetapi cukup membantu. Selain itu link antar page juga akan membantu search engine spider menemukan semua page di dalam site.

31. Sisipkan link diantara teks (prioritas menengah): link yang dapat dimasukkan dalam teks dokumen (external link atau link dalam site) akan merangking lebih tinggi dibanding daftar link atau bentuk link artificial lainnya. Ini dikarenakan search engine menilai content dan link yang bersatu dalam kontek content yang saling terkait.

32. Tetap cari outbound link (prioritas menengah): semakin tua umur link akan semakin baik. Jika ada 100 link yang di pasang secara bersama-sama, search engine akan melihat kita membeli link, dan akan dianggap sebagai spam.

33. Dapatkan link dari DMOZ dan Yahoo! (prioritas menengah): DMOZ dan Yahoo! Serta direktori – direktori lain akan menunjukkan jika page milik kita memiliki keterkaitan dengan bagian dari direktori.

34. Cek inbound link dan outbond link secara periodik untuk pagerank (prioritas menengah): setiap kali menempatkan external link ke dalam site, ada resiko dari site yang kita link berasal dari link farm atau "bad neighborhood". Dengan secara periodik melakukan cek atas pagerank dari site-site yang kita link, kita dapat menghilangkan link yang telah berubah menjadi buruk atau tidak layak. Ini membantu untuk menjaga kredibilitas site agar tidak jatuh karena pihak yang melakukan link ke kita.

35. Buatlah link untuk semua major image (prioritas menengah): penting untuk selalu membuat link image karena orang sering meng-klik image. Search engine juga menilai lebih content yang memiliki link. Kuncinya adalah selalu menyertakan alternative link. Semua image yang dapat dilihat pengunjung harus ter-link.

36. Page harus selalu up-to-date (prioritas menengah): page-page yang secara regular di up date akan mendapat prioritas dibanding page lama yang tidak pernah di update. Dalam hal ini tidak hanya membenarkan ejaan yang sudah ada tapi juga melakukan perubahan kecil dan reguler biasanya lebih efektif.

37. Jika harus memakai frame, selalu gunakan noframes tag (prioritas menengah): frame dan search engine sebenarnya saling bertentangan. Tapi kalau harus memakai frame, berarti harus menyertakan nonframe version.

38. Jika harus memasang Flash, selalu sertakan alternative text (prioritas menengah): flash dan search engine juga bertentangan, tapi jika harus ada flash berarti harus disertakan juga alternatif text yang mendiskripsikan apa yang ada dalam flash element tersebut. Jika menggunakan flash untuk keseluruhan site, harus disertakan alternatif version dari complete site dalam HTML sehingga search engine dan non-Flash browser dapat melihat dan menampilkannya dengan baik.

39. Flash digunakan untuk bagian yang tidak terlalu penting dalam page (prioritas menengah): penggunaan terbaik flash dalam website hanya untuk porsi kecil saja, mungkin untuk bagian yang tidak telalu penting. Search engine dapat melihat flash, tapi melihatnya sebagai image. Berdasarkan pada Google Webmaster Central, site-site yang efektif menggunakan flash adalah "use Flash for rich media but rely on HTML for content and navigation.

40. Dekatlah selalu dengan root directory (prioritas rendah): semakin tinggi page kita di sub-direktori, akan semakin baik rangking kita di search engine. Dikarenakan page-page yang terlist berada di root directory umumnya lebih baik dari page-page yang terdapat pada kedalaman 4 atau 5 di site.

41. Gunakan keywords tag dan sertakan keyword phrase (prioritas menengah): meta tag adalah cara populer untuk menaikkan hasil di search engine, tapi ada beberapa search engine utama yang tidak menggunakan metode ini, tetapi ada juga yang menggunakan metode ini. Tidak ada salahnya untuk menyertakan keyword phrase dan secondary keyword dalam meta keyword tag, tapi hasilnya belum tentu juga.

42. Usahakan keyword dalam satu kesatuan (prioritas menengah): search engine merangking keyword dalam page tidak perduli dimana mereka diletakkan. Tapi jika ingin rangking yang lebih baik untuk keyword phrase spesifik, kumpulkan keyword-keyword tersebut untuk memastikan search engine mengenalinya sebagai satu kesatuan yang saling terkait.

43. Pakai keyword phrase di meta description (prioritas menengah): search engine akan menggunakan apa yang terdapat dalam bagian meta description sebagai diskripsi dalam hasil pencariannya. Jadi penting untuk memiliki diskripsi yang bagus. Menyertakan keyword phrase dalam meta description tag adalah salah satu tempat dimana search engine akan melihat keyword kita.

44. Siapkan language meta keyword kita sendiri (prioritas menengah): jika page kita tidak dalam bahasa Inggris, set up language meta tag sehingga search engine (dan juga user agen lainnya) mengetahui bahasa apa yang dipakai. Kebanyakan search engine memiliki cara lain untuk mengatakan bahasa apa yang tertulis dalam teks, tapi mereka lebih sering menggunakan tag tersebut, selain itu tag ini juga akan membantu untuk menaikkan rangking page kita di halaman pencarian dengan bahasa tertentu.

45. Optimasikan secondary keywords (prioritas menengah): setelah kita menetapkan suatu keyword phrase, ada baiknya disiapkan juga satu atau dua keyword lain untuk dioptimasi. Tapi pemilihan keyword ini harus hati-hati, pastikan keyword density atas secondary keywords antara 1-2%. Jika lebih tinggi akan beresiko membingungkan search engine dan melemahkan kekuatan primary keyword phrase.

46. Gunakan keyword phrase dibagian anchor (prioritas menengah): anchor atau sering di sebut bookmark adalah tool navigasi dalam web page. Tapi bagi search engine juga mengindikasikan penjelasan suatu teks dan dengan mengikuti anchor akan memiliki signifikansi lebih. Jika memakai keyword phrase di anchor, akan memberikan teks tersebut lebih mencolok.

47. Gunakan bentuk kata yang berbeda untuk keyword phrase (prioritas menengah): hal ini biasa di sebut stemming. Kebanyakan search engine mengenali word stemmed satu dengan yang lain sebagai word atau kata yang sama. Contoh, versi plural dari kata benda (dog dan dogs, dig dan digging) dll. Dengan menggunakan bentuk yang berbeda untuk keyword, dapat membuat page kita lebih menarik bagi pembaca, sementara tetap dapat di optimasi.

48.  Gunakan synonym untuk keyword (prioritas menengah): synonym, sama dengan keyword stemming adalah cara lain untuk mengolah teks bagi pembaca sementara tetap bisa di optimasi. Kebanyakan search engine modern memiliki perpustakaan synonym yang besar dan kuat sehingga dapat mengenali synonym dari kata seperti “dog” dan “canine” adalah sama. Tetapi kita harus berhati-hati untuk page-page yang bukan berbahasa Inggris. Karena kebanyakan search engine di develop di Negara berbahasa Inggris, dan lebih banyak memiliki vocabulary dalam bahasa Inggris disbanding bahasa lainnya. Perlu untuk diingat, tool seperti keyword density readers sering tidak mengenali synonym, jadi ada kemungkinan gae kita lebih banyak keyword-nya dari pada yang di report oleh tool tersebut karena banyak terdapat synonym.

49.  Jangan terlalu banyak link ke external sites (prioritas menengah): melakukan link site ke site lain adalah ide yang baik, tapi jangan penuhi page-page dalam site dengan link ke mereka. Ini bisa melemahkan efektifitas page kita ke search engine, lebih buruknya lagi page akan tampak seperti daftar link yang bisa memperbesar kemungkinan di finalti oleh search engine. Selain itu jika terlalu banyak punya external link, berarti semakin banyak pekerjaan untuk mengecek mereka secara regular untuk memastikan page kita tidak masuk ke linkungan yang tidak mendukung.

50.  Buat domain yang berbeda dari pada menggunakan sub-domain (prioritas menengah): subdomains adalah cara untuk membuat website baru tanpa harus mendaftarkan domain baru. Tapi sub domain tidak akan mudah dikenali oleh search engine dibanding domain yang berdisi sendiri. Selain itu orang lebih familiar dengan bentuk URL yang dimulai dengan “www.domainname.com”. URL yang terlalu panjang seperti www.subdomain.domain.com jarang dikenali oleh mereka. Jika memungkinkan pindahkan semua yang ada di dalam sub domain ke dalam domain name sendiri.

Mudahkan..? hehehe.. sekian dulu yang bisa saya sharingkan 97 Langkah Sukses TOP 10 di Search Engine Bagian 3. Nanti akan saya sharingkan lagi kelanjutannya  97 Langkah Sukses TOP 10 di Search Engine Bagian 4. Salam sukses buat sobat2.. 

Sumber : 97 Langkah Sukses TOP 10 di Search Engine
 

Ditulis Oleh : Andy Borneo::Jelajah Dunia Informasi::

Artikel 97 Langkah Sukses TOP 10 di Search Engine Bagian 3 ini diposting oleh Andy Borneo pada hari Kamis, 28 Juni 2012. Terimakasih atas kunjungan Anda yang telah membaca artikel ini,tinggalkanlah komentar anda baik itu kritik ataupun saran karena komentar anda sangat berarti bagi penulis dan perkembangan blog ini.Pengunjung diperbolehkan meng-copy-paste artikel dengan syarat menyertakan link sumber aktif postingan dibawah ini.Semoga artikel diatas bermanfaat untuk kita semua.Terima kasih.


::get this widget::

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar dan saya akan komentar balik. NO SPAM, No Links, No SARA, No P*RNO! KOMENTAR BERISI LINK & tidak sesuai dengan Comment Policy akan langsung dihapus. Demi kenyamanan dan transparansi, mohon maaf komentar "anonymous" tidak akan ditanggapi. Mari jalin terus Silaturahmi.. Terima Kasih sobat..

Google+ Badge

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service